Aku tau Qur’an adalah petunjuk, yang mana harus kita jaga. Baik untuk ruqiy dan juga banyak kebaikan disana. Aku tau,.. tapi aku tak paham. Aku membacanya, dan aku tau kebaikan setelahnya. Tapi sungguh harga istiqomah itulah yang mahal.
Seorang ammah mengajak dan mendaftarkanku di ODOJ ini, dan 590 adalah rumah takdir yang Allah sudah atur. Here we go.. Perjalanan ruqiy-pun di mulai...
Di awali dengan niatan yang lurus, kami bertemu dalam niatan “karena Allah”. Kami tak mengenal, tapi sudah saling mengingatkan. Saya akui saya member nakal, suka khalas di belakang. Kadang kalau dalam perjalanan tak memberi kabar, ada saja.. hp mati, tak ada sinyal, tak ada pulsa, sakit, badan capek gak keruan, walhasil terlelang deh juz saya. Sampai2 saya merasa annoying dgn sms bertubi2. Mana saya tidak suka diteror. Duh ileh, rasanya pingin left saja..
Tapi saya kembalikan pada apa yang membuat saya disini. Dan saya percaya, jika entah azhab atau ujian jika bisa kita lewati maka entah derajat kita dinaikkan entah dosa kita di ampuni, dua2nya sy sama2 tidak tahu. Dua2nya sama2 baik.
Saya luruskan niat. Dan saya paksa diri untuk tidak sekedar khalas, tapi juga khalas di awal waktu. Paksa, memang sepertinya tidak enak. Tapi “terpaksa” dan niat itu berbeda. Sy memandang “terpaksa” nya saya adalah sebuah ikhtiar. Saya tak mau hanya sebatas niatan saja sampai menunggu badan saya mau. Sambil jalan sy akan belajar untuk mau,.
Saya benar2 terpaksa membaca Qur’an. Karena saking cintanya sama Allah. Saya paksa malas, lelah, gak mood dan segala keengganan itu untuk “khalas di awal waktu”. Saya percaya ikhtiar saya akan di jawab Allah dengan jawaban2 yang tak terduga.
Karena hakekatnya manusia hanyalah berikhtiar dan berdoa, dan Allah yang akan membukakan pintu untuk kita berjalan. “Allah.. hari ini aku terpaksa, terpaksa membaca mushaf, namun sungguh ini bagian dari ikhtiarku, nilailah kemurnian hatiku.. betapa aku mencintai-Mu, semoga esok lebih baik dan mudahkanlah”
Cinta mengutamakan "Yang di Cintainya" di atas dirinya
dedicatet for my sholihah ukhty 590 dan my beloved ukhty yang sudah mengajak dan mendaftarkan saya di ODOJ
terima kasih ODOJ.. Semua yang terlibat, yang manusia lemah ini tak tau siapa saja dan tak sanggup membalas semua nilai2 kebaikan disana. Allah... Allah.. Allah yang nanti akan membalas segala budi semua yang dibalik ODOJ ^____^
Yogyakarta, 13 April 2014 pukul 17:17
