Sabtu, 27 Februari 2016

Sebuah Penyesalan Selesai

Ada seorang lelaki baik dan wanita yang tak tuau diri
Berlari dalam terang dan gelapnya dunia
Bergenggaman tangan tak mau terlepaskan
Berharap tangan ini akan selalu seperti ini

Hari pun berganti, jam dinding mulai kehabisan baterai
Saat angin mulai kering dan berhembus ke timur
Saat matahari sudah lelah di bumi selatan
Dan rembulan enggan menggantikan posisinya

Si wanita yang tak tahu diri melemparkan pandangannya
Susah payah si lelaki baik membuatnya memandangnya lagi
Hingga berdarah-darah sudah,
Patah tulang sampai keremuk hati

Sungguh wanita yang tak tau diuntung
Gelegar petirpun tak juga mengembalikan wajahnya
Auman harimau lebih menarik bagi wanita tadi
Apa indahnya semua itu?

Hey! Kau!
Si wanita tak tahu diri
Sungguh lelaki itu terlampau baik buatmu
Buatmu yang tak pernah bersyukur akan jemarinya yang erat menggenggammu
Akan senyumannya yang lembut disaat sedihmu
Akan usapannya di kepalamu



~aku benar benar minta maaf atas keegoisanku
Solo, 22.36