Aku seperti melintasi waktu dengan sebuah kapal transparan
Menembus dunia-dunia yang belum dikenal
Kemudian kembali ke duniaku yang muram
Mendapati diriku agak asing dengan sekeliling
Tapi aku tak bisa memutuskan dimana kelak aku tinggal
Hanya bisa mengunjungi batas-batas dunia walau sebenar
Dunia ini seakan malas berbicara denganku
Aku tertawa dan menangis seperti di negeri dongeng
Tak ada yang ku khawatirkan,
selain aku tak bisa lagi pergi ke batas dunia
Aku ingin kakiku berlari kesana
Tapi udaraku disini
Bukan di sana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar