engkau butuh berapa lama lagi untuk sendiri?
engkau butuh pelarian macam apa lagi untuk sembunyi?
kaki-kakiku entah sampai kapan ia berhenti berlari
dari kenyatan yang masih samar
jalanan masih panjang
tak tau kapan akan bertemu ujung jalan
ujung penantian
ujung kesendirian,
ujung kebahagiaan,
atau ujung kesedihan
entah mana yang akan menjadi ujung
kakiku terus menapaki jalan tanpa mau berhenti
menyeret tubuhku meski kelelahan dan kesakitan
membawa kedunia lama yang semakin melelahkan
tapi aku senang, setidaknya ia mau kedunia seberang
meski tetap menyeretku berjalan didunia lama..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar