"jika memang ia penyempurna separuh agamaku, maka mudahkan dalam jalan kami. dan beri kami kenikmatan istiqomah dalam diam ini, Rabb"
dalam malam istimewa Engkau mengunjungi ke gubuk kecil kami, ku panjatkan bait-bait kata tak yang siang tak sanggup menyibaknya. aku terkulai dalam sendu di balik kedua telapak tangan menengadah ke atas. di atas sajadah ini, membentang segenap cerita yang tak sanggup kuucap dengan bibir. hatiku gemetar.
dari balik tirai ini, aku berdoa sambil memandangmu dari jauh. Hanya Ia yang tau sebesar apa ini, karena tiada kata yang mampu mengklaim nya.
aku tertunduk pada setiap ingatanku yang menarik-narik pada suatu garis masa.
seperti pertemuan antara casein dengan methanol, ia menggumpal dalam garis presipitat.
seperti pertemuan Alkyl Aryl Sulfonat dengan sel somatis, ia menjadi viscous.
tapi aku ikhlas jika ternyata bentang waktu tak melabuhkan perahu ini. engkau menemukanku dalam kekosongan. menemukanku dalam kesendirian. disaat dunia memandang sebelah mata, kau memandangku istimewa.kau hapus air mata dengan boneka. kau ubah kekalutanku dengan es krim. dan selalu senyum hangat.
jika ku katakan "aku bahagia jika kau bahagia meski tak denganku", mungkin terdengar munafik. dan mungkin memang begitu. tapi aku akan mencoba :))

Tidak ada komentar:
Posting Komentar