teruntuk hati yang tak mengerti...
aku memang menuliskan warna-warni
tapi aku tak berlari
aku memang menemui rembulan di malam hari
untuk bercerita siang hiruk ramai
namun aku hanya tertegun seorang diri
aku mengucapkan sepatah kata
tiada ku lanjutkan tiada ku sambungkan
aku tutup pintu semampu dahan menguncinya
tapi sinar siang tetap menerobos jendela
hanya bayang tirai tersapu memanjang
aku tak menggantung mimpi di langit senja
atau mengikat bayangan tak terjamah pada dahan
hanya menghanyutkan pada sungai
agar arusnya membawa semuanya pergi, dan tak pernah kembali
terus maju dan melanjutkan angan mimpi
aku tak bicara pada arus,
atau menangisinya dalam mendung
aku memang orang yang berhati warna-warni itu
tapi aku tak berpijak pada bumi yang semu
dan memang Tuhan mengijin aku memiliki hatiku
~2 Agustus 2013
Milad day :')

Tidak ada komentar:
Posting Komentar