Senin, 19 Agustus 2013

Random #6

Terminal maospati ini tak henti lalulalang 
kau datang dan pergi tanpa ada yang peduli 
kecuali kebisingan roda yang terantuk 
bahkan matahari enggan menepi 
menyengat ubun-ubun tiap kali kau melawannya 

tak ada mendung, hanya burung tersesat yang ada 
bangku tak ada yang kosong 
penuh debu dan hamba yang kelaparan 
waktu itu tak lagi sebentar 
semua orang tenggelam dalam bayangan rumah 

aku hanya duduk di bangku kosong yang tak lagi kosong 
menanti seseorang yang aku nanti 
bukan pangeran berkuda putih 
atau rombongan mentri 
hanya seorang laki-laki sederhana membawa 2 helm





~dengan hati penuh syukur

Tidak ada komentar:

Posting Komentar