Senin, 23 Februari 2015

curhat aja

ada begitu banyak manusia lupa yang masih tak menyadari bahwa ia lupa. ia lupa siapa dirinya, dari mana ia tinggal, bagaimana dia bisa hidup, bahkan apa tujuan hidupnya saja sering ia terlupa. karena yang nulis juga bagian dari manusia lupa itu sendiri.

karena sejatinya seberapa kuat memori itu menancap adalah seberapa penting hal itu untuk kita, ya walau pun terkadang masih saja kita terlupa padahal sudah amat sangat diingat.

sebut saja ridho Allah. yang mengawetkan ingatan manusia, sebersikeras apapun dan bagaimanapun kita ingin ingat, kalau Allah tak mengijinkan ya tak akan kita ingat. nah, disini letak lupa kita lagi, kadang kita terlalu merasa "sendiri", "single fighter", blablabla apapun itu untuk menghibur segala macam rasa yang gak enak itu. padahal selalu ada Allah. selalu ada Allah. selalu ada. bahkan disaat kita lupa, Allah selalu ingat kita.

so, sahabat.. jangan terlalu menyepelekan walau itu mungkin hal sepele... dan jangan terlalu menyalahkan diri kalau sudah berusaha keras tp tetep aja lupa. dan itu berlaku untuk murajaah, pelajaran, dll.

:))

Tidak ada komentar:

Posting Komentar