Memejamkan mata, flashback kebelakang..
Menyeret tubuhku dalam memory musim panas lalu,
saat sebuah ikhrar kita ucapkan,
ikhrar yang seumur hidup tak akan pernah aku lupakan,
antara kita, bertiga.
mungkin hari itu engkau tak ingat aku duduk didepanmu,.
mungkin juga engkau lupa apa janji yang pernah kita buat,
tapi itu adalah hari bersejarah bertinta emas di lembar hariku,
berkanvas seorange fajar, aku memiliki engkau sebagai sahabat, saudara dan nafasku
aku ingat dengan jelas, bagaimana tanpa berfikir membuatmu terluka
terus maaf yang kau beri.
aku ingat dengan jelas, bagaimana tanpa beban kau tersenyum padaku
terus begitu yang kau beri
siangpun menjadi senja dan disusul malam,
air hujanpun diserap bumi menguap ke udara
aku rindu saat-saat hujan masih menyejukkan wajahku
dan saat senja kita duduk bersama
kau mendengar dengan mimik kurindukan itu
aku disini,
terus menanti penuh penyesalan,
hukuman ini,,
membuatku terus-terusan tak bisa tanpa berpegang pada masa lalu
memandangmu dari sudut ruang,
tersenyum melihatmu tersenyum dan menangis kala kau terjatuh
aku tak lagi bisa ikut tersenyum
dan tak bisa mengulurkan tangan
dan tak ada pintu celah untuk aku kembali ke musim panas 2012

Kasih sayang adalah anugerah tuhan, jadi baik-baiklah menjaganya, agar engkau di sayangi Nya
BalasHapus