"jika memang ia penyempurna separuh agamaku, maka mudahkan dalam jalan kami. dan beri kami kenikmatan istiqomah dalam diam ini, Rabb"
dalam malam istimewa Engkau mengunjungi ke gubuk kecil kami, ku panjatkan bait-bait kata tak yang siang tak sanggup menyibaknya. aku terkulai dalam sendu di balik kedua telapak tangan menengadah ke atas. di atas sajadah ini, membentang segenap cerita yang tak sanggup kuucap dengan bibir. hatiku gemetar.
dari balik tirai ini, aku berdoa sambil memandangmu dari jauh. Hanya Ia yang tau sebesar apa ini, karena tiada kata yang mampu mengklaim nya.
aku tertunduk pada setiap ingatanku yang menarik-narik pada suatu garis masa.
seperti pertemuan antara casein dengan methanol, ia menggumpal dalam garis presipitat.
seperti pertemuan Alkyl Aryl Sulfonat dengan sel somatis, ia menjadi viscous.
tapi aku ikhlas jika ternyata bentang waktu tak melabuhkan perahu ini. engkau menemukanku dalam kekosongan. menemukanku dalam kesendirian. disaat dunia memandang sebelah mata, kau memandangku istimewa.kau hapus air mata dengan boneka. kau ubah kekalutanku dengan es krim. dan selalu senyum hangat.
jika ku katakan "aku bahagia jika kau bahagia meski tak denganku", mungkin terdengar munafik. dan mungkin memang begitu. tapi aku akan mencoba :))
Minggu, 25 November 2012
Sabtu, 10 November 2012
Seberkas Kehidupan
suatu sore di antara menumpuknya asam laktat setelah seharian bergelut dengan aktivitas kampus, bersama kita duduk melingkar. mungkin bukan melingkar tepatnya, karena hanya tiga orang disana. formasi apapun raga kita, namun hati dan visi kita adalah satu, Allah.
kita tumbuh dalam media dan dunia yang berbeda, namun apa yang kita cari adalah satu, ridho Allah.
dan karena Allah lah hati-hati ini berkumpul dalam bias perbedaan. mentari di ufuk barat, angin timur semilir membelai kita bergantian, dan langit orange di atas sana lah menjadi saksi janji kita bertiga dan di catat oleh malaikat.
tiada pernah aku lupa apa yang kita ikhrarkan bersama, tiada terlewatkan dalam berkas memory skenario Tuhan saat itu. tiada ku ingat bekas keraguan dan bekas kesedihan di benak kita, tersenyum dalam kepastian, karena kita hanya menggantungkan nasib kepada Allah semata, bahu membahu melangkah bersama,.
sahabat, saudara, teman sejawat apapun definisi kita saat itu, yang pasti kita saling menyayangi dan menguatkan satu sama lain. dengan perbedaan yang Allah buat menjadikannya semakin indah.
sampai tiba saatnya, aku melakukan segala kesalahan. tiada tabayun disana meski sudah ada usaha.
aku rindu saat-saat itu.
kita tumbuh dalam media dan dunia yang berbeda, namun apa yang kita cari adalah satu, ridho Allah.
dan karena Allah lah hati-hati ini berkumpul dalam bias perbedaan. mentari di ufuk barat, angin timur semilir membelai kita bergantian, dan langit orange di atas sana lah menjadi saksi janji kita bertiga dan di catat oleh malaikat.
tiada pernah aku lupa apa yang kita ikhrarkan bersama, tiada terlewatkan dalam berkas memory skenario Tuhan saat itu. tiada ku ingat bekas keraguan dan bekas kesedihan di benak kita, tersenyum dalam kepastian, karena kita hanya menggantungkan nasib kepada Allah semata, bahu membahu melangkah bersama,.
sahabat, saudara, teman sejawat apapun definisi kita saat itu, yang pasti kita saling menyayangi dan menguatkan satu sama lain. dengan perbedaan yang Allah buat menjadikannya semakin indah.
sampai tiba saatnya, aku melakukan segala kesalahan. tiada tabayun disana meski sudah ada usaha.
aku rindu saat-saat itu.
Minggu, 04 November 2012
Musim Panas 2012
Memejamkan mata, flashback kebelakang..
Menyeret tubuhku dalam memory musim panas lalu,
saat sebuah ikhrar kita ucapkan,
ikhrar yang seumur hidup tak akan pernah aku lupakan,
antara kita, bertiga.
mungkin hari itu engkau tak ingat aku duduk didepanmu,.
mungkin juga engkau lupa apa janji yang pernah kita buat,
tapi itu adalah hari bersejarah bertinta emas di lembar hariku,
berkanvas seorange fajar, aku memiliki engkau sebagai sahabat, saudara dan nafasku
aku ingat dengan jelas, bagaimana tanpa berfikir membuatmu terluka
terus maaf yang kau beri.
aku ingat dengan jelas, bagaimana tanpa beban kau tersenyum padaku
terus begitu yang kau beri
siangpun menjadi senja dan disusul malam,
air hujanpun diserap bumi menguap ke udara
aku rindu saat-saat hujan masih menyejukkan wajahku
dan saat senja kita duduk bersama
kau mendengar dengan mimik kurindukan itu
aku disini,
terus menanti penuh penyesalan,
hukuman ini,,
membuatku terus-terusan tak bisa tanpa berpegang pada masa lalu
memandangmu dari sudut ruang,
tersenyum melihatmu tersenyum dan menangis kala kau terjatuh
aku tak lagi bisa ikut tersenyum
dan tak bisa mengulurkan tangan
dan tak ada pintu celah untuk aku kembali ke musim panas 2012
Senin, 22 Oktober 2012
Tersenyumlah ...
Tersenyumlah, meski harimu tak seperti yang kau ekspetasikan.
Tersenyumlah, meski harimu tak seperti yang kau doakan
Tersenyumlah, meski harimu tak seperti yang kau harapkan
siapa yang melarang kita berdoa?
siapa yang melarang kita bercerita kepada-Nya?
siapa yang melarang kita tersenyum?
siapa yang melarang kita menangis?
siapa bilang manusia tak boleh menangis?
bahkan hal pertama yang manusia lakukan didunia ini adalah menangis
ya kalau mau nangis, ya nangis aja..
setelah berhenti menangis, ya waktunya senyum
mau senyum ya senyum aja..
masa lalu tanpa kita bawa akan terus mengikuti kita.
berbeda dengan hari ini dan masa depan.
hal yang tak akan bisa kita tau endingnya
hal yang tak akan kita tau arahnya
yang kita lakukan hanya beranjak menggapai hari itu
hari bersejarah kita
hari bersejarah untuk anak-cucu kita.
senyum apapun hari ini
akan membantu kita untuk tetap tenang dan berfikir jernih
senyum kita akan membuat orang tak terlalu khawatir akan kita,
semoga kehadiran kita didunia tak semakin menyusahkan orang2 disekitar kita,,
senyum ikhlas,,
ikhlas lah..
niat yang ikhlas,
agar apa yang kita upayakan bukanlah kesiasiaan semata baik di dunia dan akhirat
Allah mencatat sebagai amal kebaikan dengan ikhlasnya kita..
sungguh merugi yang tercatat sebagai amal keburukan, dikarenakan niat kita yang terkotori, dan kita yang tak ikhlas..
maka saudariku, tersenyumlah semanis madu..
:))
Tersenyumlah, meski harimu tak seperti yang kau doakan
Tersenyumlah, meski harimu tak seperti yang kau harapkan
siapa yang melarang kita berdoa?
siapa yang melarang kita bercerita kepada-Nya?
siapa yang melarang kita tersenyum?
siapa yang melarang kita menangis?
siapa bilang manusia tak boleh menangis?
bahkan hal pertama yang manusia lakukan didunia ini adalah menangis
ya kalau mau nangis, ya nangis aja..
setelah berhenti menangis, ya waktunya senyum
mau senyum ya senyum aja..
masa lalu tanpa kita bawa akan terus mengikuti kita.
berbeda dengan hari ini dan masa depan.
hal yang tak akan bisa kita tau endingnya
hal yang tak akan kita tau arahnya
yang kita lakukan hanya beranjak menggapai hari itu
hari bersejarah kita
hari bersejarah untuk anak-cucu kita.
senyum apapun hari ini
akan membantu kita untuk tetap tenang dan berfikir jernih
senyum kita akan membuat orang tak terlalu khawatir akan kita,
semoga kehadiran kita didunia tak semakin menyusahkan orang2 disekitar kita,,
senyum ikhlas,,
ikhlas lah..
niat yang ikhlas,
agar apa yang kita upayakan bukanlah kesiasiaan semata baik di dunia dan akhirat
Allah mencatat sebagai amal kebaikan dengan ikhlasnya kita..
sungguh merugi yang tercatat sebagai amal keburukan, dikarenakan niat kita yang terkotori, dan kita yang tak ikhlas..
maka saudariku, tersenyumlah semanis madu..
:))
Minggu, 21 Oktober 2012
Brangkas Hujan
siapa yang tak mengenal tetesan air dari langit
yang turun ke bumi dengan anggunnya
menyentuh bumi menyapu debu di dedaunan
siapa yang tak ingat tetesan air dari langit ini
yang naik ke langit dengan bantuan matahari
berkumpul di awan membentuk formasi mendung
siapa yang tak pernah merasakan indahnya tetesan air dari langit
yang membelai lembut tiap hal yang ia temui
membasuh tiap hati yang bertasbih dibawahnya
hari itu,
kita bermain dibawah hujan,
dihalaman belakang rumah menari di basahnya air
tertawa bersama memecah sunyi
baik,
hujan meninggalkan cerita yang tersimpan di aliran air yang meresap ke bumi
hari itu,
kita bergandengan tangan dan hujanpun mengiringi kita
berlari tanpa arah dan tertawa
kita kedinginan dan berpelukan
hati berbicara dengan sinyal yang Allah haturkan dengan istimewa
baik,
hujan meninggalkan cerita yang tersimpan di aliran air yang meresap ke bumi
hari itu,
di kota tua ini,
kita saling merindu satu sama lain,
hujan kembali datang,
seakan tawa kita kembali hadir
kita bergandengan tangan dan berlari
kembali memory enam tahun lalu
ukhti, aku kangen anti...
:))
Farmasi, 20-10-2012
Disebelah mbak yu yang rewel -_-
#ngerusak suwasana deh.
tapi mbakasi mba yu yang udah minjemi lappy --> biar seneng -_-
yang turun ke bumi dengan anggunnya
menyentuh bumi menyapu debu di dedaunan
siapa yang tak ingat tetesan air dari langit ini
yang naik ke langit dengan bantuan matahari
berkumpul di awan membentuk formasi mendung
siapa yang tak pernah merasakan indahnya tetesan air dari langit
yang membelai lembut tiap hal yang ia temui
membasuh tiap hati yang bertasbih dibawahnya
hari itu,
kita bermain dibawah hujan,
dihalaman belakang rumah menari di basahnya air
tertawa bersama memecah sunyi
baik,
hujan meninggalkan cerita yang tersimpan di aliran air yang meresap ke bumi
hari itu,
kita bergandengan tangan dan hujanpun mengiringi kita
berlari tanpa arah dan tertawa
kita kedinginan dan berpelukan
hati berbicara dengan sinyal yang Allah haturkan dengan istimewa
baik,
hujan meninggalkan cerita yang tersimpan di aliran air yang meresap ke bumi
hari itu,
di kota tua ini,
kita saling merindu satu sama lain,
hujan kembali datang,
seakan tawa kita kembali hadir
kita bergandengan tangan dan berlari
kembali memory enam tahun lalu
ukhti, aku kangen anti...
:))
Farmasi, 20-10-2012
Disebelah mbak yu yang rewel -_-
#ngerusak suwasana deh.
tapi mbakasi mba yu yang udah minjemi lappy --> biar seneng -_-
Kamis, 18 Oktober 2012
Taman Kita Bertiga
jika suatu masa pernah bercerita tentang sebuah kisah
antara kita bersama...
mungkin hanya akan ada bunga disana..
beraneka warna dan aroma
meski ada bunga yang layu, namun indahnya taman bunga itu tak terkurangi.
ia terawat dan terjaga..
kita mengingat Allah disini..
bertasbih pun disini..
dan saling menguatkanpun disini..
sekali lagi,
dimensi waktu yang berbicara
antara kita bersama,
tiada kembali taman beraroma
tak ada bunga-bunga disana.
krisan kecil lesu
mawar putih pun layu
dan dedaunan membusuk
siapa yang tak merindu taman kecil kita?
terbayang kita menari bersama kupu-kupu berirama kicauan burung
siapa yang tak merindu taman kecil kita?
yang rajin kita sirami dan siyangi rerumputan liar
siapa yang tak merindu taman kecil kita?
hari-hari kita habiskan untuk membuatnya terus terjaga.
tapi siapa yang mampu menghentikan dimensi waktu?
ia terus bergulir menyeret-nyeret kita dalam arus derasnya
seperti sungai,
alirannya membawa hanyut semua yang ada dan tak akan pernah kembali di tempat semula
taman kecil kita bertiga,
bertiga..
Senin, 15 Oktober 2012
Hanya Aku dan Kamu dan Sedikit Tentang Dia
aku diam-diam memperhatikanmu
dalam diam kesunyian
dalam binar keramaian
mungkin aku benar-benar melihatmu jauh dari itu
melihat flashback lembaran hari yang telah terlewatkan
dalam kesendirian malam aku terus memperhatikan tiap kata yang kau rangkai
dan dalam cinta yang telah kau himpun dengan saksama
inikah yang orang bilang dengan iri dan cemburu?
dalam hening nyanyian hujan, aku merajut benang-senang berserakan dari masa lalu yang ku kumpulkan
terus membentuk payet yang mengagumkan
aku tak bisa memungkiri bahwasanya aku begitu mengagumimu..
wahai hamba Allah yang aku belum sempat memperkenalkan diriku pada mu,
maafkanlah atas segala kelancanganku.
hujan tiada berhenti
alam bernyanyi disambut alunan dzikir alam,
Tuhan, cemburukan ini?
perasaan yang hanya menyisakan luka incisi di hati
wahai hamba Allah yang aku belum pernah bertemu sekalipun,
maafkan atas segala kelancanganku.
seperti tiupan angin yang membawa pergi dedaunan
aku berdiri tanpa arti dalam kebingungan dan kesenduan
merutuki malam kah aku?
wahai hamba Allah yang aku terus melihatmu dalam diam,
maafkan atas segala kelancanganku.
dan terus bergulir dimensi waktu
meninggalkan kisah milyaran manusia
dalam santunnya awan putih di langit,
merekahlah bunga-bunga mawar yang dibasuh embun pagi,
cerita kita akan terus berlanjut, tanpa kita tau akhir seperti apa ia kemudian
wahai hamba Allah yang aku terus terdiam atas mu
maafkan sekali lagi atas kelancanganku
Minggu, 12 Agustus 2012
Nostalgi
Angin semilir bukit sakura
Dengan sinar matahari senja mengkanvas orange awan
Aku berdiri di atas batu terjal di bawah naungan akasia yang
bernyanyi kicauan penutup hari
Tersibak pintu almari itu
Yang ku simpan rapat-rapat bersama berlembar-lembar kenangan
Aku mulai menutup mata
Dan dirimu pun mulai kembali menari di atas sana
Aku berjalan di keheningan bulan sabit
Diam tanpa isyarat mendekatiku dengan pasti
Aku melihatmu tersenyum kepadaku
Dan rupanya aku terjebak pada nostalgia
Kupaksakan mataku terbuka
Dan dirimu pun mulai berjalan kearahku
Aku terdiam dalam bekunya salju himalaya
Diam tanpa kata mengulurkan jemariku ke arahmu
Aku melihatmu mulai memudar bersama terbenamnya senja
Dan rupanya aku terjebak pada nostalgia
Aku berjalan di bawah sinar rembulan
Dan Langit bertabur gugus bintang
Aku mulai menapaki jalan berliku yang membeku
Kaki kecilku kedinginan dan kebingungan
Sayup-sayup kudengar alunan dawai gitarmu
Dan kuputuskan berlari untuk menemukanmu
Rembulan terbenam di hatiku
Angin berhembus pada delapan mataangin
Dan bintang memantulkan bayang hitam
Aku tak menemukanmu selain kenangan itu
Dan rupanya aku terjebak pada nostalgia
Diriku seakan terbenam pada bayangan hitam abu-abu
Aku kebingungan berdiri tanpa pegangan
Memutihkan airmata yang terjatuh bersama desiran angin timur
Senin, 06 Agustus 2012
kembali ke masa itu
aku menutup mata..
rapat-rapat tak ada niatan dan keberanian untuk membukanya
sambil berkata dalam keheningan "jangan takut, berjalan saja"
berjalan...terdiam..merenung..
di guyur hujan..
tersengat matahari ..
membeku dalam badai
tetap tertutup mata ini
menggigil dalam diam
di sebuah jalan berliku-liku yang basah
kaki kecil kedinginan dan kebingungan
tapi tetap saja mata tak mau terbuka walau hanya mengintip di balik tirai
aku begitu takut atau memang semua ini menakutkan
aku berjalan di bawah sinar rembulan
memantulkan bayangan hitam yang lembut
seolah ingin memelukku dari ketakutan
aku hanya diam dalam pelukannya
dan kembali melihat diriku di masa itu
tolong aku,,. tolong aku..
aku berjalan di bawah sinar matahari
memantulkan bayangan hitam yang kuat dan menyengat ubun-ubun
seolah ingin memberikan kekuatannya untukku
aku hanya diam dalam dekapannya
dan kembali melihat diriku di masa itu
tolong aku. tolong aku..
aku berjalan di bawah cahaya bintang
memantulkan bayangan memudar yang halus
seolah ingin menghiburku dari kepedihan
aku hanya menangis dalam
dan kembali melihat diriku di masa itu
tolong aku.. tolong aku,.
dan rembulan terbenam dalam hatiku
mengaburkan semua kenangan itu menjadi abu-abu
aku tak ingat wajah mu suaramu dan senyummu
tolong aku..tolong aku..
memutihkan air mata ku yang di tarik gravitasi bumi
bersama hujan membasahi pijakan kaki ini
mengalirkan semua penglihatanku terhanyut dan pergi
aku melihat dirimu kembali dalam diam air mata hujan
memburamkan semua pikiran dan mataku
aku terjatuh dan terdiam meminta belas kasihan langit
untuk mengembalikanmu atau mengembalikanku di masa itu
Selasa, 10 Juli 2012
Perempatan Jakal Pasca
perempatan jakal pasca. pastinya bukanlah suatu tempat asing lagi untuk warga jogja, terutama warga ugm. perempatan yang besar yang rindang-rindang panas gimana gitu. rindang karena hutan biologinya dan hutan utara balairung, tapi panasnya kalau nunggu lampu merah berbah jadi (setidaknya) kuninglah atau hijau.
perempatan ya yang lumayan gedhe lah. minimal kalau kena lampu merah bakalan lama banget nunggu nya, dan otomatis disanalah media pemanfaatan yang tepat untuk "masang" baliho, spanduk, pamflet atau apa saja lah yang bisa di pasang dan bisa di baca. tak hanya publishing saja yang bisa memanfaatkan momentum ini, rupanya berbondong-bondong ibu-ibu menggendong anaknya pun ikut berpartisipasi dengan menggerai tikar disana sambil senjata berupa kaleng bekas air minum gelasan dan sehelai kain lap. bersama anak-anak mereka usia belasan tahun, anak-anak mereka yang baru belajar merangkak, mengelap peluh dari matahari jogja yang panas. melawan asap knalpot dan ribuan polutan.
bagi mereka lampu merah adalah anugrah, meski bagi pengendara motor artinya harus bersabar menunggu. bagi mereka sehelai kain adalah penghidupan meski kira mungkin membuangnya..
aku benar-benar tak tau mengapa jalan ini yang mereka pilih. tatapan mereka bukan tatapan jalanan, hanya tatapan ibu rumah tangga biasa. ya. ibu rumah tangga sederhana. menggendong anak, mengasuh anak, memantau mereka dari kejauhan. tapi bukan dirumah, di perempatan lampu merah.
aku terus bertanya. berapa liter polutan yang mereka hisap tiap harinya. seorang anak usia SD dan SMP bermain di bawah lampu hijau dan lampu merah pertanda permainan terhenti sejenak ,kemudian kembali mendatangi sepedha motor satu persatu sambil berharap ada yang mau mereka lap motornya. seperti sebuah siklus. bergulir begitu setiap hari.
antara bersyukur dan menangis rasanya. bersyukur karena tak kuliah di daerah sekitar mipa,fk,teknik. menangis karena aku hanya bisa menghindar dan menutup mata dari apa yang terjadi di depan mata. padahal karena mereka aku bisa bersekolah dan kuliah, di kos yang nyaman dan belajar dengan tenang. mereka siang malam terus berada di perempatan itu. perempatan yang panas, penuh polusi, bising dan benar-benar bukan disana mereka berada.
bahkan tanpa mereka, siapa yang akan membiayai kuliahku ini? ini uang rakyat! bukankah setiap warga negara baik kaya ataupun miskin, pintar maupun tak pintar memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan yang layak..? aku benar-benar tak tau apa yang mereka pikirkan. ingin sesekali bertanya, "kalau gedhe pingin jadi apa dek?", sambil mengusap-usap rambut mereka.
mereka juga rakyat indonesia, juga disebutkan dalam UUD 45. tapi kenapa laparnya mereka dan laparnya kita berbeda. menapa alas tidurnya mereka dan alas tidurnya kita juga berbeda. dan kenapa untuk belajarpun seperti ada kasta disana.
menangis melihat itu. menangis. perempatan jakal... engkau benar-benar menyimpan sejuta cerita dari dunia yang berbeda...
Sabtu, 07 Juli 2012
Ketika engkau sendiri
rasa bosan sudah menggelembung dan terbang terus ke langit ketujuh
terus dan terus
seperti meniup air sabun dengan tiupan angin jiwa
ingin rasanya mengingat bahwa aku punya Allah Yang Maha Ada
ada selalu disaat aku terjatuh dan saat aku berlari kencang
ingin rasanya selalu ingat Yang Maha Ada akan selalu ada saat tak ada yang bersamaku disini
Oh. betapa nikmatnya bisa menginat hal itu saja,
Yang Maha Ada...
Yang Maha Ada..
Duhai masalah,... aku punya Ia Yang Selalu Ada untukku
Duhai diriku, engkau masih punya Allah Yang Selalu Ada..
Gerailah tirai itu,
Bukalah jendela itu,
dan kau akan menemukan ALlah mengirimkan malaikat-malaikatNya untuk menemanimu di dunia ini,
bersabarlah...bersabarlah hingga Allah sendiri yang akan menemuimu..
Malaikat-malaikat itulah yang akan mengantarkanmu bertemu dengan Allah..
bersabarlah..bersabarlah...
bersabarlah karena Allah.. "...Allah mencintai orang-orang yang sabar." (QS. ALi Imran: 146"
Bersyukurlah .. Bersyukurlah karena Allah..
jangan sampai malaikat-malaikat Allah meninggalkanmu juga karena ego mu,.
peganglah erat mereka
meski tanganmu akan terluka, wajahmu akan tergores, dan kakimu akan pincang..
genggamlah erat mereka..
karena merekalah yang akan membawamu bertemu dengan Maha Mencintai mu..,
luka itu adalah bukti bahwa Allah ingin melihat ketulusan dari perasaanmu,.
goresan itu adalah bukti bahwa Allah semakin mencintaimu dari waktu ke waktu..
dan malaikat-malaikat Allah pun tak akan pernah meragu untuk melindungimu pula, membalas genggamanmu, dan terbang bersama ke jannah-Nya..
Malaikat Allah tak susah di cari..
hanya memanjatkan rabitah, akan segera di pertemukan, seperti magnet yang terus melekat dengan seizin Allah.
Malaikat Allah,,.
Malaikat Allah,,.
mari kita bersama-sama bertemu dan menghadap Allah..
Semoga di mudahkan,,.
Kamis, 28 Juni 2012
Peran Aktif Dokter Hewan dalam Stabilitas Pangan Indonesia
Dalam sebuah negara memang menjadi suatu masalah pokok
adalah ketersediaan pangan atau stabilitas pangan. Dimana konsumsi tiap anak bangsa lebih diperhatikan.
Mulai dari kebutuhan pokok pangan, protein penunjang, bahkan kandungan mineral
tial hari merupakan hal yang nampak kecil, namun sangat di perhatikan.
Apa
kaitannya antara seorang dokter hewan dan stabilitas pangan Indonesia? Adalah
dalam peran aktifnya meningkatkan baik penelitian maupun penerapan keilmuan
dalam mencapai produk maximal bahan pangan asal hewan.
Tak
hanya itu. Seorang dokter hewan juga harus memiliki kompetisi di atas meja
hijau. Meja hijau disini bukan dalam hal sidang peradilan, namun merupakan meja
lobi dan negosiasi. Dimana “godaan” menjadi dokter hewan sangatlah berat.
Dimana iminng-iming kekayaan sesaat untuk sebuah di berikan “ijin” untuk satwa
buruan, ataupun untuk hal lainnya dilapangan.
Dokter
hewan pun juga tak boleh kalah dengan profesi lain. Ambil contoh dengan
peternakan, yang notabenya hanya membidangi bagian olah hasil peternakan. Bukan
pada medis veteriner. negeri ini butuh dokter-dokter hewan berpotensi tidak
hanya menguasi bidang keilmuwannya saja, namun juga pada bidang keilmuwan lain.
Misalnya dokter hewan yang mengerti tenttang hukum-hukum di negeri ini. Bahkan
minimal dokter hewan harus bisa memetakkan perpolitikan di negeri ini. Bukan
seorang ilmuwan yang mudah di politikin.
Tujuannya
bukanlah pada politik praktis. Namun de05 mencapai tujuan bersama. Indonesia memuliakan
satwa, Indonesia memiliki badan legalitas animal freedom, dan minimal kita
mampu mempertahankan profesi kita di jalur yang benar dan semestinya.
Memang.
Ini bukanlah sesuatu yang mudah, namun bukan pula sesuatu yang tidak mungkin.
Dengan kesadaran yang kita miliki, dan ketulusan niatan yang kita punya, maka
tak akan ditunda tujuan tersebut akan kita gapai. Karena sekali niat kita
ternoda, maka godaan itu akan terus menjadi suatu penghalang.
Disiniah kita sebagai mahasiswa dituntut
menuntut ilmu setinggi-tingginya. Tinggi tidak harus sampai jenjang profesor.
Kita bisa mengawali dari sekarang. Menanamkan nilai-nilai pancasil dan jiwa
kepemimpinan yang sejak dini. Negeri ini sangat membutuhkan dokter hewan dalam
skala besar. Dokter hewan berkompetensi tidak hanya dalam bidangnya namun juga
dokter hewan yang peduli terhadap profesi, bangsa dan negara. Karena tiada kita
bisa menuntut jika sampai hari ini profesi kita masih kalah dengan yang lain,
karena memang pada dasarnya kitalah yang tidak berkompetensi ke arah itu. Kita
yang tidak mampu menunujukkan bahwa dokter hewan mampu, profesional, dan tak
mudah dipolitiki.
Karena
kita adalah jawaban di masa mendatang. Dan kita juga adalah pemutar roda masa.
Minggu, 24 Juni 2012
Cerita Sore
Sore hari di temani lembayung senja langit di ufuk barat. Dan rerumputan Illah yang mewangi khas, bertasbih bersama dalam suatu majelis thalabul ilmi. Sebuah kebutuhan asasi dimana ruhiyah di charge setelah seminggu di medan ujian.
Sebuah senja dimana malaikat mendoakan kebaikan para hamba yang berkumpul atas nama-Nya. Senja yang membuat hati ini sedikit membuka kembali lembar mushaf pada surah 49. Al- Hujurat.
ياَاَيُّهَاالَّذِيْنَ امَنُوْالَاتُقَدِّمُوْبَيْنَ يَدَيَ اللهِ وَرَسُوْلِهِ وَاتَّقُوْااللهَ اِنَّ اللهَ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ
Artinya : “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mendahului Allah dan Rasul-Nya dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah maha mendengar lagi maha mengetahui”.(Al-Hujurat: 1)
يَااَيُّهَاالَّذِيْنَ امَنُوْالَاتَرْفَعُوْااَصْوَاتَكُمْ فَوْقَ صَوْتِ النَّبِيِّ وَلَاتَجْهَرُوْالَهُ بِالْقَوْلِ كَجَهْرِ بَعْضِكُمْ لِبَعْضٍ اَنْ تَحْبَطَ اَعْمَالَكُمْ وَاَنْتُمْ لَاتَشْعُرُوْنَ
Artinya : “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu meninggikan suaramu lebih dari suara Nabi, dan janganlah kamu berkata kepadanya dengan suara keras sebagaimana kerasnya (suara) sebagian kamu terhadap sebagian yang lain, supaya tidak hapus (pahala) amalanmu sedangkan kamu tidak menyadari”. (Al-Hujurat : 2)
اِنَّ الَّذِيْنَ يَغُضُّوْنَ اَصْوَاتَهُمْ عِنْدَرَسُوْلِ اللهِ اُولئِكَ الَّذِيْنَ امْتَحْنَ اللهُ قُلُوْبَهُمْ لِلتَّقْوَى لَهُمْ مَّغْفِرَةٌوَّاَجْرٌعَظِيْمٌ
Artinya : “Sesungguhnya orang-orang yang merendahkan suaranya di sisi Rasulullah mereka itulah orang-orang yang telah diuji hari mereka oleh Allah untuk bertakwa. Bagi mereka ampunan dan pahala yang besar”. (Al-Hujurat : 3)
اِنَّ الَّذِيْنَ يُنَادُوْنَكَ مِنْ وَّرَائ اْلحُجُرَاتِ اَكْثَرُهُمْ لَايَعْقِلُوْنَ
Artinya : “Sesungguhnya orang-orang yang memanggil kamu dari luar kamar (mu) kebanyakan mereka tidak tahu”. (Al-Hujurat : 4)
وَلَوْاَنَّهُمْ صَبَرُوْا حَتَّى تَحْرُجَ اِلَيْهِمْ لَكَانَ خَيْرًالَّهُمْ وَاللهُ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ
Artinya : “Dan kalau sekiranya mereka bersabar sampai kamu ke luar menemui mereka sesungguhnya itu adalah lebih baik bagi mereka, dan Allah maha pengampun lagi maha penyayang”. (Al-Hujurat : 5)
Hati mana yang tak tersentak olehnya. Bahkan untuk sebuah adab istiadab dalam sebuah syuro pun di atur olehnya. Bagaimana islam meninggikan posisi seorang pemimpin dengan tidak berkata keras ketika sedang majelis. Karena bagaimanapun posisi pemimpin bukanlah posisi yang mudah dengan menyatukan berbagai kalangan, pandangan, dan segala penjuru kepentingan untuk kemaslahatan umat. Bagaimana kita harus memenejemen emosi kita dengan bersuara rendah, dan mengutamakan kebaikan bersama bukan emosi semata yang berselubung "cinta karena-Nya"
Bahkan mekanisme izin dari sebuah forum pun Allah mengaturnya. “Sesungguhnya orang-orang yang memanggil kamu dari luar kamar (mu) kebanyakan mereka tidak tahu”. “Dan kalau sekiranya mereka bersabar sampai kamu ke luar menemui mereka sesungguhnya itu adalah lebih baik bagi mereka, dan Allah maha pengampun lagi maha penyayang”. (Al-Hujurat : 4- 5)
Maha Suci Allah dengan segala kesempurnaan-Nya hingga detail sekecil itupun diatur dengan jelas oleh-Nya... Masihkah engkau ragu untuk terus istiqomah di jalan-Nya...?
Jumat, 25 Mei 2012
sebuah ta'aruf
kehidupan manusia begitu rumit.
terkadang kita merasa aneh memandang orang, dan tak memahami jalan pikirannya
kita juga terkadang berfikir caranya adalah cara bodoh
"jika aku jadi dia, aku gak akan gitu"
sayangnya kita bukan dia.
ironinya juga kita tak pernah tau kenapa ia begitu
setiap orang memiliki ceritanya masing-masing
jalan berfikir masing-masing
dan kisah yang sangat beragam
tak ada yang sanggup menyamai sebuah cerita hidup dari seseorang yg lain
entah cerita bahagia apalagi yang menyedihkan
setiap manusia memiliki hati dan pemikiran yang sama
sama-sama berinteraksi dengan dunia dan sama-sama bergesekan dengan luka dan pisau tajam dunia
akulah manusia berwajah ceria
pandai bersandiwara
jago memasang wajah bahagia
dan menutup diri serapat-rapatnya tanpa orang sadar ada satya disana
kehadiran saya cenderung mengganggu dan bahkan terabaikan
namun jika tak ada, saya adalah orang yang dirindukan
atau bahkan tak ada bedanya sama sekali
saya berusaha untuk membawa diri saya sehalus mungkin
menyelinap di kehidupan orang
dan berusaha memahaminya tanpa sedikitpun membuka diri
diri saya tertutup rapat
sangat rapat
bahkan seseorang yg hidup 20tahun dengan saya pun tak mengenal diri saya dengan baik
namun saya bangga dengan begitu
tak perlu mencemaskan orang lain yang cemas akan saya
saya sebenarnya
apa yang saya rasakan
karena beban adalah menjadi beban orang lain
bahkan di posting ini
yang cukup berani bagi saya membuka diripun saya yakin belum tentu orang memahami saya
semakin saya membuka tirai diri saya
semakin tidak mengerti orang2 akan saya
karena kerumitan saya mengalahkan benang kusut
namun satu yang saya bisa tunjukkan
saya berhati tulus
dan mencintai semua dengan tulus
tanpa meminta untuk di balas
tanpa mengharap ketulusan cinta saya di balas
saya adalah orang yang teguh dengan rasasayang itu
saya tak pernah memandang sesuatu dengan negatif begitu saja
kecuali mengalami sendiri
cenderung menutup diri
dan sangat suka mendengar orang berkeluh kesah
menerima orang apa adanya
dan menyayangi mereka seperti apa adanya ia
saya sayang semua
:))
terkadang kita merasa aneh memandang orang, dan tak memahami jalan pikirannya
kita juga terkadang berfikir caranya adalah cara bodoh
"jika aku jadi dia, aku gak akan gitu"
sayangnya kita bukan dia.
ironinya juga kita tak pernah tau kenapa ia begitu
setiap orang memiliki ceritanya masing-masing
jalan berfikir masing-masing
dan kisah yang sangat beragam
tak ada yang sanggup menyamai sebuah cerita hidup dari seseorang yg lain
entah cerita bahagia apalagi yang menyedihkan
setiap manusia memiliki hati dan pemikiran yang sama
sama-sama berinteraksi dengan dunia dan sama-sama bergesekan dengan luka dan pisau tajam dunia
akulah manusia berwajah ceria
pandai bersandiwara
jago memasang wajah bahagia
dan menutup diri serapat-rapatnya tanpa orang sadar ada satya disana
kehadiran saya cenderung mengganggu dan bahkan terabaikan
namun jika tak ada, saya adalah orang yang dirindukan
atau bahkan tak ada bedanya sama sekali
saya berusaha untuk membawa diri saya sehalus mungkin
menyelinap di kehidupan orang
dan berusaha memahaminya tanpa sedikitpun membuka diri
diri saya tertutup rapat
sangat rapat
bahkan seseorang yg hidup 20tahun dengan saya pun tak mengenal diri saya dengan baik
namun saya bangga dengan begitu
tak perlu mencemaskan orang lain yang cemas akan saya
saya sebenarnya
apa yang saya rasakan
karena beban adalah menjadi beban orang lain
bahkan di posting ini
yang cukup berani bagi saya membuka diripun saya yakin belum tentu orang memahami saya
semakin saya membuka tirai diri saya
semakin tidak mengerti orang2 akan saya
karena kerumitan saya mengalahkan benang kusut
namun satu yang saya bisa tunjukkan
saya berhati tulus
dan mencintai semua dengan tulus
tanpa meminta untuk di balas
tanpa mengharap ketulusan cinta saya di balas
saya adalah orang yang teguh dengan rasasayang itu
saya tak pernah memandang sesuatu dengan negatif begitu saja
kecuali mengalami sendiri
cenderung menutup diri
dan sangat suka mendengar orang berkeluh kesah
menerima orang apa adanya
dan menyayangi mereka seperti apa adanya ia
saya sayang semua
:))
Kamis, 24 Mei 2012
Karangan Bunga
Rangkaian bunga ini begitu indah..ada bunga mawar... trisan... dan beberapa tangkai daun cemara..
di lingkupi kertas kado dengan rapi dan di beri pita merah menyala..
alangkah indahnya..
mawar.. tak akan seindah ini tanpa trisan...
trisan akan selalu kecil jika tak di lingkupi dedaunan cemara..
namun semua tak akan nampak elok, jika tak ada pembungkus dan pita..
rangkaian bunga sederhana inilah akan membuat siapapun yang kita beri tersenyum haru..
ia akan melihat ketulusan si pemberi dan kelembutan hati dan berbagai rasa yang ia curahkan lewat rangkaian bunga tersebut...
dan ia menemukan rangkaian buga yang begitu lucu..
segerombol mawar memang indah..
seikat trisan memang mungil..
daun cemara memang anggun..
kertas kado dan pita memang cantik..
Namun jika di padukan, ia akan menjadi rangkaian bunga yang siap mempoak porandakan hati penerima..
mereka berbeda...
beraroma khas masing-masing..
memiliki ciri khas yang tak ada samanya..
namun kombinasi antara mereka adalah keanggunan dan keindahan
mawar tak pernah menutupi keberadaan trisan..
trisan yang kecil, tak pernah mendomisasi ruang kosong untuk cemara..
dan daun cemara tak pernah merusak si trisan kecil maupun berusaha mendomisasi mawar..
kita bisa belajar dari sini..
perbedaan itu indah jika menyatu dan menghormati..
jika ia mengerti untuk apa ia di ciptakan oleh Sang Pencipta...
tak ada yang melarang untuk mengelompok, hanya melarang untuk saling mejatuhkan, mendominasi dan menyakiti kelompok yang lain...
Andai karangan bunga ini si daun cemara mendominasi..
trisan kecil di rusak oleh duri mawar..
dan trisan kecil tak memberi celah kepada daun cemara
maka tak anggun lagi lah karangan bunganya..
:))
Muhasabah
Tuhan..
aku ikhlas..
aku berpasrah diri dengan apa yang kau takdirkan..
berpasrah dengan takdir yang menghampiri yang tak mengerti itu apa.
Tuhan.dunia ini begitu kecil,. namun kadag aku lupa seberapa kecil ia
dan merasa beban ini begitu besar dan berat
padahal aku memiliki Allah Yang Maha Besar
padahal aku tak lama lagi akan melanjutkan perjalanan ini
ya Illah..
cahaya-Mu tiada menyilaukan namun begitu terang dan mendamaikan tiap hati yang bersujud penuh khusyuk
ya Rabbana..
maghfirah-Mu adalah anugrah tiada terkalahkan nikmatnya setelah para pendosa-pendosa ini terus saja melukai amanat-Mu
ya Allah,..
Tunjukilah kepadaku mana yang baik dan butuk..
berikan ketetapan hati mana yang benar dan mana yang bathil..
Tiadayang ku harapkan selain Engkau hidupkan hamba dalam ma'rifat-Mu dan Kau matikan dalam syahid di jalan-Mu..
aku ikhlas..
aku berpasrah diri dengan apa yang kau takdirkan..
berpasrah dengan takdir yang menghampiri yang tak mengerti itu apa.
Tuhan.dunia ini begitu kecil,. namun kadag aku lupa seberapa kecil ia
dan merasa beban ini begitu besar dan berat
padahal aku memiliki Allah Yang Maha Besar
padahal aku tak lama lagi akan melanjutkan perjalanan iniya Illah..
cahaya-Mu tiada menyilaukan namun begitu terang dan mendamaikan tiap hati yang bersujud penuh khusyuk
ya Rabbana..
maghfirah-Mu adalah anugrah tiada terkalahkan nikmatnya setelah para pendosa-pendosa ini terus saja melukai amanat-Mu
ya Allah,..
Tunjukilah kepadaku mana yang baik dan butuk..
berikan ketetapan hati mana yang benar dan mana yang bathil..
Tiadayang ku harapkan selain Engkau hidupkan hamba dalam ma'rifat-Mu dan Kau matikan dalam syahid di jalan-Mu..
Jumat, 27 April 2012
NANOTEKNOLOGI menjadi AJANG KOMPETISI
Exposure
to free engineered nanomaterials (as opposed to fine particles that are
naturally occurring or that are the
incidenta by products of human activities such as combustion or welding) is for
the most part still low. So we are well positioned to assess possible risks
before nanoparticles become widely used or make their way into the environment
in large quantities.
E.
Clayton Teague, Director
U.S.
National Nanotechnology Coordination Office
Banyak aplikasi sekarang ini yang bersifat
nanoteknologi, dimana produk tersebut terdapat pada alat yang mungkin anda
sedang gunakan sekarang ini, misal: MP3 Player, atau mungkin pelindung
handphone anda yang menggunakan teknologi nano, atau mungkin juga, laptop screen anda yang menggunakan nanotekno
sebagai pelindung layar laptop. Jika kita sangkut-pautkan dengan masalah
global, dan kesehatan publik, seperti global
warming, Flu burung, AIDS, malaria, resisten terhadap anbiotik, atau
pengobatan nuklir, —Apakah itu disebabkan nanoteknologi ? Seberapa besarkah
kerugian yang kita dapat dari nanoteknologi dan material nano ? lalu, mengapa
seluruh dunia menggunakan nanoteknologi bahkan membutuhkan nanoteknologi ?
Nano artinya adalah nanometer yang mana ukurannya
mencapai 1 milliar meter (~39 inchi)/10-9nm, nano berasal dari
bahasa Yunani, yang artinya kurcaci, jadi jika dikombinasikan dengan suatu
teknologi maka, kurcaci teknologi. Namun, orang – orang lebih dimengerti dengan
nano. 1 alasan utama mengapa nanoteknologi merupakan techno yang meledak dengan cepat. Nanoteknologi dapat digunakan di
dunia kedokteran/kesehatan, misal ada sebuah artikel yang menjelaskan tentan
nanoteknologi yang disainnya seperti laba – laba berfungsi untuk me-repair pembuluh darah pada manusia yang
robek. Namun, itu masih dalam prototype tapi itu akan diciptakan untuk
kesejahteraan manusia.
Nanoteknologi adalah sebuah technology scale, bukan tipe teknologi dan nano memiliki hak dalam setiap
sektor ekonomi, misalnya dalam dunia pengobatan, dunia aplikasi industri, dunia
material sains, dunia elektronik, dunia alat komunikasi, dunia kosmetik,
mantel, dan lain – lain. Nanoteknologi sudah diperdagangkan/dipublikasikan dan
dipatenkan pada tahun 1990-an, menurut data dari WWCS, 2007 hampir 500 produk
nanoteknologi dipasarkan di toko – toko. Ini menunjukkan para konsumen sangat
membutuhkan dengan nanoteknologi. Simpelnya peluang untuk mengembangkan
nanoteknologi itu sangat besar dan potensialnya sangat luas, dikarenakan ide –
ide baru yang dimunculkan harus sesuai apa yang manusia butuhkan untuk sekarang
ini.
Nanoteknologi merupakan teknologi masa depan yang
sangat berkembang pesat. Nanoteknologi membuka memberikan kesempatan untuk redesign dan penciptaan nanoteknologi
lain yang mungkin bisa secara spesifik. Jadi, dunia sangat membutuhkan
nanoteknologi. Maka dari itu, ciptakanlah nanoteknologi untuk dapat membawa
bangsa Indonesia menjadi Negara yang disebut “Indonesia is Island Nanotechnology” dimata Negara lain.
by. Achmad Yusviansyah H.
Kepala Departemen BUMB BEM KMFKH 2012
Kamis, 26 April 2012
Kartini dan Wanita Indonesia
Bagi wanita Indonesia, kartini adalah sosok kebanggaan di antara jepitan budaya yang dinilai kurang memihak kaum wanita kala itu. Dengan pemikiran moderat tentang wanita, kartini menuliskan pemikirannya tentang wanita Indonesia idealnya. Lewat sepucuk surat yang ia kirim kan kepada sahabatnya di Belanda. Satu hal yang diangkat kartini dalam suratnya. Emansipasi. Dan dibukukan dengan judul "Habis Gelap Terbitlah Terang".
Tak heran jika setiap tanggal 21 April berbondong-bondong wanita Indonesia mendandani diri berkebaya rapi dan anggun. menghabiskan segala hal untuk perayaan simbolis sesuai denga tokoh anggun dan pancaran wajah kelembutan.
Lalu siapakah sebenarnya "Kartini" ini?
Hanya saja sedikit membingungkan, ketika di tanya peran Kartini untuk bangsa. berkontribusi nyatakah? mendirikan sekolah khusus wanita yang melingkupi beberapa daerah dan membantu perjuangan kemerdekaan dengan menulis artikel penyemangat di koran seperti Rohana Kudus kah? Atau memanggul senjata di garis depan perjuangan dan disegani Belanda seperti Laksamana malahayati kah?
Tidak salah jika banyak kalangan yang mempertanyakan kembali siapa "Kartini" ini. Dan mengapa di antara banyaknya wanita tangguh di Pelosok negeri ini, hanya ia yang terpilih sebagai tokoh Emansipasi Wanita Indonesia.
Dalam bukunya "Kartini dan peranan Wanita dalam Masyarakat Kita" karangan Prof. Dr. harsja W. Bachtia. Prof Harsja melihat penokohan Kartini hanyalah rekayasa pemerintah Belanda, dan memang yang memberi gelar "Tokoh Emansipasi Wanita" adalah kaum Belanda sendiri. Selain itu kedekatannya dengan kalangan elitis Belanda dan pemikirannya yang banyak mengadobsi Barat. Seperti pemikir Stella Zeehandelaar, seorang perempuan sosialis yang juga menjadi teman kartini berkorespondesi. Besar kemungkinan Stella memasukkan pemikirannya ke kartini. Dan mengapa hanya surat kartini saja yang di terbitkan oleh Abendanon, dan mana surat Stella?
Masih dalam buku yang sama, Kartini adalah sosok yang diciptakan oleh Belanda untuk menunjukkan bahwa barat-lah yang menginspirasi perempuan Indonesia. Gerak politik ini lah yang sukses menciptaka kartini untuk diperingati secara nasional. Bahkan di Belanda, untuk mengenang R.A Kartini dengan menjadikan Kartini sebagai nama jalan di beberapa tempat. Di daerah Utrect ada Kartinistraat, di Amsterdam juga di Venlo.
Alangkah baiknya jika tokoh emansipasi wanita adalah tokoh wanita pribumi yang kuat, tangguh, pemberani dan kuat. Tidak hanya dalam surat dan ucapan saja. Namun kontribusi nyata untuk bangsa dan juga kaumnya. Seperti halnya Malahayati, Laksamana wanita pertama didunia, bahkan ia berhasil membunuh Jendral bengis Cornelis de Houtman . Atau Rohana Kudus, wartawan wanita pertama Indonesia dengan penanya mampu membantu pergerakan bangsa ini menuju kemerdekaan.
Tak heran jika setiap tanggal 21 April berbondong-bondong wanita Indonesia mendandani diri berkebaya rapi dan anggun. menghabiskan segala hal untuk perayaan simbolis sesuai denga tokoh anggun dan pancaran wajah kelembutan.
Lalu siapakah sebenarnya "Kartini" ini?
Hanya saja sedikit membingungkan, ketika di tanya peran Kartini untuk bangsa. berkontribusi nyatakah? mendirikan sekolah khusus wanita yang melingkupi beberapa daerah dan membantu perjuangan kemerdekaan dengan menulis artikel penyemangat di koran seperti Rohana Kudus kah? Atau memanggul senjata di garis depan perjuangan dan disegani Belanda seperti Laksamana malahayati kah?
Tidak salah jika banyak kalangan yang mempertanyakan kembali siapa "Kartini" ini. Dan mengapa di antara banyaknya wanita tangguh di Pelosok negeri ini, hanya ia yang terpilih sebagai tokoh Emansipasi Wanita Indonesia.
Dalam bukunya "Kartini dan peranan Wanita dalam Masyarakat Kita" karangan Prof. Dr. harsja W. Bachtia. Prof Harsja melihat penokohan Kartini hanyalah rekayasa pemerintah Belanda, dan memang yang memberi gelar "Tokoh Emansipasi Wanita" adalah kaum Belanda sendiri. Selain itu kedekatannya dengan kalangan elitis Belanda dan pemikirannya yang banyak mengadobsi Barat. Seperti pemikir Stella Zeehandelaar, seorang perempuan sosialis yang juga menjadi teman kartini berkorespondesi. Besar kemungkinan Stella memasukkan pemikirannya ke kartini. Dan mengapa hanya surat kartini saja yang di terbitkan oleh Abendanon, dan mana surat Stella?
Masih dalam buku yang sama, Kartini adalah sosok yang diciptakan oleh Belanda untuk menunjukkan bahwa barat-lah yang menginspirasi perempuan Indonesia. Gerak politik ini lah yang sukses menciptaka kartini untuk diperingati secara nasional. Bahkan di Belanda, untuk mengenang R.A Kartini dengan menjadikan Kartini sebagai nama jalan di beberapa tempat. Di daerah Utrect ada Kartinistraat, di Amsterdam juga di Venlo.
Alangkah baiknya jika tokoh emansipasi wanita adalah tokoh wanita pribumi yang kuat, tangguh, pemberani dan kuat. Tidak hanya dalam surat dan ucapan saja. Namun kontribusi nyata untuk bangsa dan juga kaumnya. Seperti halnya Malahayati, Laksamana wanita pertama didunia, bahkan ia berhasil membunuh Jendral bengis Cornelis de Houtman . Atau Rohana Kudus, wartawan wanita pertama Indonesia dengan penanya mampu membantu pergerakan bangsa ini menuju kemerdekaan.
Selasa, 17 April 2012
Akhirnya, ku menemukanmu
Dulu kami adalah sahabat yang karena-Nya dipertemukan dalam suatu majelis yang didalamnya mengalir penuh sesak akan ilmu-ilmu yang tiada ujung...
Bersama tumbuh dalam lindungan-Nya..bermain bersama khas anak usia belasan tahun... didalamnya terukir nama masing dengan tinta emas berkanvas kan pelangi "S-A-H-A-B-A-T"...
Indahnya hari-hari itu,
masih membekas jelas kenangan-kenangan dan gelak tawa masa itu. tak jarang membuat hati kembali riang dan tersenyum akan kepolosan dan keluguan di masa lalu.
namun takdir berkata lain... kami terjebak dalam dimensi ruang dan waktu. terpisahlah dua sahabat ini, dengan berat takdir menjauhkan kami. sesaat hati ini tak berubah. dengan seadanya dan semampu kami, kami terus menjaga kontak dan terselipkan canda tawa dan kerinduan untuk bisa bermain bersama lagi..
seiring dengan waktu,. tersibukkan dengan rutinitas sehari-hari dan semakin sulitnya akses untuk hanya "mengetahui kabarnya", membuat kami tak berhubungan lama. bahkan parahnya, aku hampir tidak ingat wajah sahabat yang pernah terukir nama nya di hatiku. ahh... sependek inikah memoriku...?? tapi dia pun juga ku tak yakin merindukan ku seperti aku selalu merindukannya di sela-sela hari-hari ku. apakah aku salah??
tapi tetap saja.
tinta emas berkanvas pelangi tak pernah bisa benar-benar hilang dalam aliran perputaran sistem kardiovaskuler sebelum sistem tersebut terhentikan, bukan...?? :)
meski sekarang sudah 5 tahun berlalu, tapi terkadang masih teringat akan mu sobat. apakah kau juga masih ingat aku? nama ku, wajahku, suara ku, bahkan mungkin sepenggal cerita kita dulu??
dan ,..
akhirnya aku menemukanmu kembali. tumbuh besar dan sehat. hehe
girang rasanya. senang. ^^
apakah engkau juga senang, sobat?
apapun yang kau rasakan, tak akan bisa melunturkan tinta emas mu...
tapi rupanya kita tumbuh menjadi sosok yang berbeda,.
:(
ku memilih jalan "ini", dan sepertinya engkau di seberang sana. sedikit sedih dengan perbedaan yang ada. tapi tinta emas tak akan pernah luntur.
engkau sahabatku, selamanya adalah sahabat..
^_^
![]() |
| Add caption |
Yogyakarta, 23 nov 2011
*teruntuk sahabat lamaku...
Lirik Lagu Marjinal - Buruh Tani
#Lagu wajib saat aksi
buruh tani mahasiswa rakyat miskin kota
bersatu padu rebut demokrasi
gegap gempita dalam satu suara
demi tugas suci yang mulia
hari hari esok adalah milik kita
terciptanya masyarakat sejahtera
terbentuknya tatanan masyarakat
indonesia baru tanpa orba
marilah kawan mari kita kabarkan
di tangan kita tergenggam arah bangsa
marilah kawan mari kita nyanyikan
sebuah lagu tentang pembebasan
di bawah kuasa tirani
kususuri garis jalan ini
berjuta kali turun aksi
bagiku satu langkah pasti
berjuta kali turun aksi
bagiku satu langkah pasti
bagiku satu langkah pasti
buruh tani mahasiswa rakyat miskin kota
bersatu padu rebut demokrasi
gegap gempita dalam satu suara
demi tugas suci yang mulia
hari hari esok adalah milik kita
terciptanya masyarakat sejahtera
terbentuknya tatanan masyarakat
indonesia baru tanpa orba
marilah kawan mari kita kabarkan
di tangan kita tergenggam arah bangsa
marilah kawan mari kita nyanyikan
sebuah lagu tentang pembebasan
di bawah kuasa tirani
kususuri garis jalan ini
berjuta kali turun aksi
bagiku satu langkah pasti
berjuta kali turun aksi
bagiku satu langkah pasti
bagiku satu langkah pasti
Minggu, 08 April 2012
Izinkan Aku Memelukmu
Kulitnya kecoklatan..
Dibawah terik matahari siang...
Meniup peluit.
Tertawa..
Berpura-pura menjadi polisi lalu lintas.
Mobil-mobilan berlalu lalang...
"Tin..tin..."
Bunyi-bunyian semakin menambah hiruk pikuk siang itu...
Gelak tawa ada dimana-mana...
ah... Indahnya usia 12 tahun..
Sekali lagi..
"Tin..tin..."
Lamunnya tersadar dari dunia angannya..
Ketika membuka mata..
Itu bukan suara bunyi-bunyian.. Itu suara klakson dari sebuah mobil..
Sekuat tenaga..
Menguras pikiran...
"Maju..Maju..."
Masih dalam lambaian tangan kecil ini..
"Terus..teruss...STOOP"
Begitulah suara klakson menariknya kembali dari dunia angannya..
Sebuah sajak..
Sajak isak seorang anak 12 tahun
Memakai rompi kebesaran berwarna orange..
Berkalung peluit putih dileher..
Berleleran peluh
Menerjang takdir , melawan kehidupan.
Sebuah sajak
Sajak tentang garis presipitat waktu..
Yang bercerita tiada ujung dan tiada lelah..
Mata mana yang tak menangis olehnya..
Seharusnya kulit coklatnya ia peroleh saat bermain kejar-kejaran si siang hari..
Peluitnya ia dapat tiup sesuka hatinya , bukan saat ada kendaraan saja.
Nak...
Siapa namamu..
Bolehkah aku duduk disebelahmu,nak..
Bolehkah tangan jelek ini mengusap peluhmu, ..
dan...
Izinkan aku memelukmu....

#Sebuah cerita disudut jogja dengan hati yang menangis.
Jogja, 8 April 2012
Dibawah terik matahari siang...
Meniup peluit.
Tertawa..
Berpura-pura menjadi polisi lalu lintas.
Mobil-mobilan berlalu lalang...
"Tin..tin..."
Bunyi-bunyian semakin menambah hiruk pikuk siang itu...
Gelak tawa ada dimana-mana...
ah... Indahnya usia 12 tahun..
Sekali lagi..
"Tin..tin..."
Lamunnya tersadar dari dunia angannya..
Ketika membuka mata..
Itu bukan suara bunyi-bunyian.. Itu suara klakson dari sebuah mobil..
Sekuat tenaga..
Menguras pikiran...
"Maju..Maju..."
Masih dalam lambaian tangan kecil ini..
"Terus..teruss...STOOP"
Begitulah suara klakson menariknya kembali dari dunia angannya..
Sebuah sajak..
Sajak isak seorang anak 12 tahun
Memakai rompi kebesaran berwarna orange..
Berkalung peluit putih dileher..
Berleleran peluh
Menerjang takdir , melawan kehidupan.
Sebuah sajak
Sajak tentang garis presipitat waktu..
Yang bercerita tiada ujung dan tiada lelah..
Mata mana yang tak menangis olehnya..
Seharusnya kulit coklatnya ia peroleh saat bermain kejar-kejaran si siang hari..
Peluitnya ia dapat tiup sesuka hatinya , bukan saat ada kendaraan saja.
Nak...
Siapa namamu..
Bolehkah aku duduk disebelahmu,nak..
Bolehkah tangan jelek ini mengusap peluhmu, ..
dan...
Izinkan aku memelukmu....

#Sebuah cerita disudut jogja dengan hati yang menangis.
Jogja, 8 April 2012
Kamis, 05 April 2012
Sungai dan Laut
Sungai. Begitu indah. Menyejukkan. Dan damai. Alirannya tenang dan dan arusnya membawakan serta hanyut angan dan impian.
Laut. Sekeras apapun gelombang menariknya, sekeras itu juga datang kembali. Airnya tenang dan memantulkan sisi kehidupan pesisir pantai.
Sangat berbeda dengan sungai. Gelombang membawa semuanya pergi dan takkan kembali lagi. Terus maju dan tak terhenti hingga ke muaranya.
Laut. Sekeras apapun gelombang menariknya, sekeras itu juga datang kembali. Airnya tenang dan memantulkan sisi kehidupan pesisir pantai.
Sangat berbeda dengan sungai. Gelombang membawa semuanya pergi dan takkan kembali lagi. Terus maju dan tak terhenti hingga ke muaranya.
Sebuah Kehidupan
Kehidupan seseorang begitu rumit dan berliku. Banyak hal
yang terjadi dan banyak hati yang tak bisa menerjemahkan olehnya. Setiap kejadian
yang di alami seseorang tak pernah melebihi kapasitasnya. Dan hal itulah yang
akan membentuk kepribadian seseorang. Semakin keras apa yang ia hadapi, semakin
banyak hal akan ia dapat. Seperti sebuah rumus, semakin banyak yang kau beri
kepada hidup semakin banyak pula yang akan kau peroleh.
"Kau tak akan pernah bisa memahami seseorang hingga kau melihat segala sesuatu dari sudut pandangnya. hingga kau menyusup ke balik kulitnya dan menjalani hidup dengan caranya." ~Harper Lee- To Kill a Mockingbird~
Terkadang maksud baik tak selamanya diterjemahkan oleh hidup dengan baik. Begitulah kehidupan. Tak ada yang bisa menebak apa yang garis waktu ingin cerita kan. Seperti sebuah sinema, dan kita adalah pemainnya. Hanya bedanya, si pemain ini mampu merubah nasibnya seizin sang sutradara.
Semoga Allah memudahkan hari kita
Selasa, 03 April 2012
No Body Love Me
Masih dalam gelap.
aku meraba-raba...
terus mencari sebuah lentera untuk mengantarkanku pulang ke rumah..
dalam gelap kesendirian,. terus saja mencari..
tak ada yang mencintaiku!
aku berjalan sendiri!
Sedikit saja aku menurunkan daguku..
aku akan menemukan cahayaku..
andai saja aku menyadari dari awal..
aku akan melihat selama ini ada seorang laki-laki yang mencintaiku dengan tulus
jika sedikit saja aku mau menurunkan ego ku untuk membaca buku petunjuk,
aku tak kan kebingungan begini
dalam cahaya remang-remang
dan kebosanan dalam kegelapan,
aku mulai menyalakan cahayaku sedikit terang..
terperengah!
aku tak pernah menyadari ini..
selama ini ada kedua orang tua ku yang selalu memelukku..
melindungiku dengan penuh perhatian dan terus menjagaku tanpa aku sadari
rupa-rupanya tanpa tersadar mulailah menetes air mata ini
tak disangka cahaya misterius itu malah semakin terang, namun tak menyilaukan
bukannya semakin mereda air mata ini, malah semakin terus menangis..
betapa tidak..
ada sahabat-sahabat yang selama ini terasa tak pernah mau mengerti kita
dan terus saja kita sakiti mereka malah menggenggam erat tangan ini
tanpa ku sadari dan tanpa ku ketahui kehadiran mereka
cahaya misterius itu semakin terang sekarang..
hingga bisa kulihat tempat ku berpijak sekarang..
bukanlah goa gelap tak berujung dan dingin ternyata..
namun bukit pepohonan sejuk dan dialiri sungailah aku berada
tempat yang begitu indah...
bahkan bayanganku pun tak pernah seindah ini..
kemana saja aku selama ini..
hanya sedikit menundukkan hati aku menemukan cahaya Illah
yang diantar kan oleh seorang lelaki bernama Muhammad saw yang cintanya sampai padaku sampai sekarang ini
adalah al-Qur'an,
Perjuangan yang agung dan suci,
Islam, iman, kasih sayang akhlak mulia, kehidupan mulia, pengorbanan, penderitaan yang Rasulullah tanggung
Hanya untuk agar aku mengenal Tuhan ku
"Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?" (QS. Ar-RAhman [55] : 28)
Dengan berbahan bakar air mata,
aku mempu melihat kedua orang tua ku yang mati-matian melindungiku dan menyanyangikutanpa aku menyadari nya
dan saudara-saudaraku seiman yang terus menggenggam erat tanganku apapun yang terjadi
Mata mana yang mampu menahan kepedihan dan kebahagiaan ini..
Kepedihan karena telah kufur atas nikmatmu..
dan bahagia karen telah engkau ijinkan aku untuk memeluk-Mu
Ya Allah...
ijinkan hamba terus berada di jalan-Mu
Meski tetes air mata yang membanjiri..
Keringat mengalir deras
dan hati terkuras habis,
bukanlah harga yang sepadan dengan cinta-Mu pada umat-Mu
bahkan darahku dan nyawaku bukanlah apa untuk Engkau terus tegak asma-Mu di dunia ini
ya Allah
ijinkan hamba isiqamah di jalan-Mu
Langganan:
Komentar (Atom)

















